Jumat, 04 April 2014

Bibliografi

Pengertian Bibliografi
Bibliografi (dari bahasa Yunani βιβλιογραφία, bibliographia, secara harfiah "penulisan buku"), sebagai sebuah praktik, adalah buku studi akademis seperti fisik, benda-benda budaya, dalam pengertian ini, juga dikenal sebagai bibliology (dari bahasa Yunani-λογία,-logia) . Secara keseluruhan, bibliografi tidak peduli dengan isi buku-buku sastra, melainkan lebih kepada "bookness" buku.

Sebuah bibliografi, produk dari praktik bibliografi, adalah daftar sistematis buku dan karya-karya lain seperti artikel jurnal. Bibliografi berkisar dari "karya dikutip" daftar di akhir buku dan artikel untuk menyelesaikan, publikasi independen. Sebagai karya-karya yang terpisah, mereka mungkin dalam volume terikat seperti yang ditunjukkan di sebelah kanan, atau terkomputerisasi database bibliografis. Sebuah katalog perpustakaan, meskipun tidak disebut sebagai bibliografi, adalah bibliografis di alam. Bibliografi karya-karya hampir selalu dianggap sebagai sumber tersier.

Bibliografi karya berbeda dalam jumlah detail tergantung pada tujuan, dan secara umum dapat dibagi menjadi dua kategori: 
  • Enumerative bibliografi (juga disebut compilative, referensi atau sistematis), yang menghasilkan sebuah gambaran mengenai publikasi dalam kategori tertentu, dan 
  • Analitis, atau kritis, bibliografi, yang mempelajari produksi buku.
 Di masa lalu, bibliografi sebagian besar terfokus pada buku. Sekarang, kedua kategori mencakup bibliografi karya-karya tersebut dalam format lain, termasuk rekaman, film dan video, objek grafis, database, CD-ROM dan website. 

Unsur-Unsur Bibliografi dan Contoh Penulisannya 
  • Nama Pengarang, yang dikutip secara lengkap.
  • Judul Buku, termasuk judul tambahannya. 
  • Data Publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke berapa, nomor jilid buku dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut. 
  • Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, atau surat kabar, tanggal dan tahun.

Penyusunan Bibliografi 
  • Nama pengarang diurutkan berdasarkan urutan abjad. 
  • Jika tidak ada nama pengarang, judul buku atau artikel yang dimasukkan dalam urutan abjad. 
  • Jika untuk seorang pengarang terdapat lebih dari satu bahan refrensi, untuk refrensi kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak diikutsertakan, tetapi diganti dengan garis sepanjang 5 atau 7 ketikan. 
  • Jarak antara baris dengan baris untuk satu refrensi adalah satu spasi. Namun, jarak antara pokok dengan pokok lain adalah dua spasi. 
  • Baris pertama dimulai dari margin kiri. Baris kedua dan seterusnya dari tiap pokok harus dimasukkan ke dalam sebanyak tiga atau empat ketikan.


Jenis-Jenis Bibliografi 
Jenis bibliografi yang dihasilkan dalam pembuatan publikasi sekunder akan tergantung pada jenis pustaka yang akan didaftar. Misalnya akan dibuat daftar yang berasal dari deskripsi katalog buku yang dimiliki perpustakaan, maka daftar tersebut dapat dinamakan daftar katalog. Sementara jika daftar yang disusun berdasarkan judul artikel suatu majalah, maka daftar tersebut dapat disebut daftar isi. Dari segi cara penyajian dan uraian deskripsinya, bibliografi dibagi menjadi: 
  • Bibliogrfi deskriptif: Yaitu bibliografi yang dilengakapi deskripsi singkat yang didapat dari gambaran fisik yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau majalah, judul artikel, nama pengarang, data terbitan (impresium), kolasi serta kata kunci dan abstrak yang tertulis. 
  • Bibliografi evaluatif: Yaitu bibliografi yang dilengkapi dengan evaluasi tentang suatu bahan pustaka. Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau artikel.

Cakupan Bibliografi 
Dari segi cakupanya, bibliografi dapat dibagi menjadi: 
  • Bibliografi retrospektif : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat bahan pustaka yang telah diterbitkan pada jaman yang lampau. Misalnya “Bibliografi sejarah perang Dipenogoro” 
  • Bibliografi terkini/current : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan yang sedang atau masih terbit saat ini. Contohnya Ulrich’s International Periodicals Directory. 
  • Bibliografi selektif : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan tertentu dengan tujuan tertentu. Misalnya “Buku bacaan terpilih untuk anak usia pra sekolah”. 
  • Bibliografi subjek : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat bahan pustaka atau artikel pada bidang ilmu dan subjek tertentu. Misalnya “Bibliografi khusus ternak kelinci”. 
  • Biliografi nasional : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan suatu negara atau daerah regional tertentu. Contohnya “Bibliografi Nasional Indonesia”. 
Penentuan cakupan/topik suatu bibliografi ditentukan berdasarkan berbagai pertimbangan antara lain : 
  • Permintaan pengguna 
  • Topik yang sedang berkembang atau yang banyak diperlukan saat itu 
  • Dokumentasi koleksi yang dimiliki 
  • Mandat instansi

Bagian-bagian Bibliografi Suatu deskripsi bibliografi biasanya terdiri dari : 
  • Judul : berisi judul artikel atau judul buku yang akan dideskripsikan 
  • Kepengarangan : berisi nama pengarang perorangan atau pengarang badan korporasi 
  • Sumber : berisi judul jurnal, judul prosiding, atau judul buku dimana informasi tersebut berada. 
  • Data terbitan (impresium): berisi data tentang kota terbit, nama terbit, dan tahun terbit 
  • Keterangan fisik buku (kolasi), yang berisi halaman lokasi artikel ditemukan. 
  • Keterangan informasi, seperti kata kunci dan abstrak
  • Keterangan tambahan , seperti lokasi rak penyimpanan, kode call number, perpustakaan pemilik bahan pustaka, dan sebagainya


Manfaat Bibliografi 
Pencatatan informasi mengenai koleksi perpustakaan dalam bentuk bibliografi dilakukan dengan berbagai alasan antara lain: 
  • Jumlah koleksi perpustakaan yang semakin meningkat bentuk dan bidang kajiannya 
  • Kebutuhan informasi para pengguna yang semakin beragam dan meningkat jumlahnya 
  • Upaya untuk meningkatkan kualitas layanan penelusuran informasi yang cepat dan tepat

Oleh karena itu penyusunan suatu daftar bibliografi mempunyai fungsi utama untuk membantu pemakai mencari dan menelusuri informasi tertentu. Fungsi lain dari bibliografi adalah sebagai bagian dari jasa pelayanan perpustakaan kepada pemakai. Dengan menerbitkan suatu bibliografi, pustakawan dapat menawarkan koleksinya kepada pemakai tanpa harus mengeluarkan seluruh koleksi yang dimilikinya, serta dapat menjangkau pengguna yang tinggal jauh dari perpustakaan. Dengan demikian maka, bibliografi dapat digunakan sebagai: 
  • Bahan rujukan terhadap koleksi perpustakaan 
  • Daftar koleksi yang dimiliki perpustakaan 
  • Daftar informasi bahan pustaka mengenai suatu bidang kajian tertentu, dan sebagainya.


Contoh Bibliografi
1. Buku sebagai sumber acuan
urutan penyebutannya adalah
-Nama Pengarang
-Tahun terbit
-Judul buku
-Tempat terbit
-Nama penerbit
    contoh
    Hariyanto, DR. Bambang, 2009, Sistem Operasi. Bandung : Penerbit Informatika.

2. Majalah sebagai sumber acuan
-Nama Pengarang
-Tahun terbit
-Judul artikel
-Nama majalah
-No majalah
-Bulan terbit
-Tahun terbit

    Wardhani, Ayu. 2010. “Care To Share?” Cosmo Girl,  (April 2010). Jakarta

3. Surat Kabar sebagai acuan
-Nama Pengarang
-Tahun terbit
-Judul artikel
-Nama surat kabar
-Tanggal terbit
-Tempat terbit

    Setiabudi, A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Poskota, 2 November 1988 . Jakarta.

4. Antologi Sebagai acuan
-Nama Pengarang
-Tahun terbit karangan
-Judul karangan
-Nama Editor
-Judul antologi
-Tempat terbit
-Nama penerbit

    Setiabudi, A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Kasus Retorika Indonesia. dalam Kaswati Purwo (ed), perjuangan pejuang. Jakarta : Univ Gunadarma.

5. Internet sebagai sumber

    Widyawati. 2013. “Peran Komunikasi Di Dalam Organisasi” Blogspot,  (http://widyaitaw.blogspot.com/2013/05/peran-komunikasi-di-dalam-organisasi.html, di akses 4 April 2014)

SUMBER:

Kamis, 06 Maret 2014

Kutipan dan Catatan Kaki

WIDYAWATI
17111393
3KA30
 -------------------------------------------------------------
KUTIPAN

Kutipan adalah salinan kalimat, paragraph atau pendapat dari seorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya, baik yang terdapat dalam buku, jurnal, baik yang melalui media cetak maupun elektronik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya. Mengutip itu berbeda dengan plagiat. Plagiat adalah mengambil karangan-karangan atau pendapat orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat sendiri.
  
Jenis-jenis Kutipan

  1. Kutipan langsung (Direct Quotation)
  2. Kutipan tidak langsung (Indirect Quotation atau paraphrase)

Fungsi Kutipan
  1. Menunjukkan kualitas ilmiah yang lebih tinggi.
  2. Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
  3. Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
  4. Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
  5. Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
  6. Meningkatkan estetika penulisan.
  7. Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang  terkait dengan data pustaka.
Contoh Kutipan




 
CATATAN KAKI

Catatan kaki atau yang juga dikenal dengan istilah footnote adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab karangan ilmiah. Secara lengkap, Catatan kaki  adalah keterangan tambahan yang terletak di bagian bawah halaman dan dipisahkan dari teks karya ilmiah oleh sebuah garis sepanjang dua puluh ketukan (dua puluh karakter).
 
Tujuan Catatan Kaki
  1. Menyusun Pembuktian
  2. Menyatakan Hutang Budi
  3. Menyatakan Keterangan Tambahan

Fungsi Catatan Kaki
  1. Menjelaskan referensi yang dipergunakan bagi pernyataan dalam teks (catatan kaki sumber atau reference footnote).
  2. Menjelaskan komentar penulis terhadap pernyataan dalam teks yang dipandang penting, tetapi tak dapat dinyatakan bersama teks karena dapat mengganggu alur tulisan.
  3. Sebagai keterangan mengenai suatu hal yang dikemukakan dalam karangan ilmiah di halaman tersebut.
  4. Menunjukkan sumber lain yang membicarakan hal yang sama (catatan kaki isi atau content footnote). Jenis catatan kaki ini biasanya menggunakan kata‐kata: Lihat …, Bandingkan …, dan Uraian lebih lanjut dapat dilihat dalam …, dan sebagainya. Dianjurkan penggunaannya tidak berlebihan agar tidak menimbulkan kesan pamer. Penggunaan ungkapan tersebut perlu secara konsisten dan benar.
Contoh Catatan Kaki

 





PERBEDAAN KUTIPAN DAN CATATAN KAKI
  1. Kutipan diletakkan pada batang tubuh tulisan, sedangkan catatan kaki diletakkan di bagian kaki atau bawah tulisan, diberi tanda angka/nomor.
  2. Kutipan hanya mengutip suatu perkataan atau definisi tertentu yang disertai dengan keterangan nama orang/buku yang dikutip beserta tahunnya, sedangkan catatan kaki menjelaskan secara detail/arti suatu kata atau nama orang dari paragraf tersebut (sebagai informasi tambahan saja).

SUMBER CONTOH:
  • Bencana Finansial oleh A. Prasetyantoko
  • Sari Sejarah Filsafat Barat 2 oleh Dr. Harun Hadiwijono
  • Sherlock Holmes The Game Of Passion (Terjemahan) oleh Sir Arthur Conan Doyle
  • Sherlock Holmes The End (Terjemahan) oleh Sir Arthur Conan Doyle
  • Camar Biru oleh Nilam Suri
  • Let Go oleh Windhy Puspitadewi

Kamis, 20 Februari 2014

HOW TO MAKE VSCO CAM FILTER BY ADOBE PHOTOSHOP

Feeling bored with your basic filters? Why not to try new filter? If you are a tumblr girl, I make sure you know VSCO Cam. But we can try the filter looks like VSCO only by PHOTOSHOP!! Do you believe?? Ok lets go!!
 
WHAT YOU NEED:
  • ADOBE PHOTOSHOP CS 5 OR OTHER 
  • AN ADORABLE PIC
  • SKILLS AND CREATIVITY
STEPS:

  • Open Photoshop, then open pic that you want to edit. 
 
  • Click on menu taskbar: Image – Adjustments – Exposure. 
  • Custom the exposure, offset and Gamma Corrections as perfect as possible. its up to you. because every pic has different brightness and contrast. if done, click OK. 

  •  Now look at your pic now!! VOILAAA!! looks like vsco cam filter right?? Then you save them to your computer and you can upload to Instagram or Tumblr. Good luck!
 
-          

Rabu, 08 Januari 2014

Resolusi 2014

Telat banget kali ya hari gini baru bikin resolusi -_-
Tapi kan kalo kata Lana Del Rey "Late is better than never" so, inilah 5 resolusi gue di tahun 2014 (atau mungkin tahun kemaren yang belum tercapai)

  1. Tahun 2013 gue rada-rada pemales gitu deh. Gue bakal resolusiin di tahun ini, gue ga akan males lagi. Gue bakal jadi orang rajin. Yaa ga usah terlalu rajin lah, tapi intinya lebih rajin gitu (apa deh -_-)
  2. Tahun 2013 bagi gue tuh tahun PALING BOROS. Ini semua gara-gara sejak gue punya instagram. You know lah kebiasaan cewek, selalu laper mata kalau liat akun IG yang jual barang-barang lucu dan murah gitu. Tiap bulan minimal 2 atau 3 kali gue shopping di OLSHOP. Benar-benar kerasa banget borosnya. Tiap bulan ada aja yang baru. Tabungan jadi ga aman banget, karena kepake terus. OK, jadi intinya tahun 2014 ini gue BAKAL HEMAT dan NABUNG buat MASA DEPAN. HAHAHAHAHA
  3. Gue bingung, tiap semester IPK gue selalu turun terus. Meskipun turunnya dikit sih kayak cuma 0,01 atau mentok segitu-gitu aja. Yaa mungkin ini karena efek yang no 1 kali ya. OK karena gue ga akan males lagi, jadi gue beresolusi di tahun ini gue IPK gue harus naik! Ga boleh turun lagi yeayyy *fighting!!
  4. Tahun ini gue bakal ngadepin PI (Penulisan Ilmiah). Target gue adalah, gue pengen PI gue kelar tepat waktu dan lulus disidang nya AAAMIIIN
  5. Sifat jelek gue itu pelupa dan gampang emosian. Emosian nya itu ga cuma marah-marah aja tapi gampang nangis juga. So gue pengen ditahun ini gue harus bisa mengontrol emosi gue yang masih suka lepas kendali. Terus ga gampang lupa. Jadi gue lebih banyak mencatat apapun biar ga lupa. Jaman udah canggih, ga perlu bawa buku note, kan ada smartphone :D
Udah deh segitu dulu aja resolusi gue. Mungkin nanti ada part 2 nya, tapi ga tau juga deng. Soalnya masih belum kepikiran. Semoga gue bisa ngelakuin resolusi gue AAAMIIIN. Oia doain gue ya, besok gue lomba USB dari kampus. Hehe :D

Quotes Motivasi

Dalam menjalani kehidupan, jangan cuma terpaku pada 1 rencana saja, buatlah rencana B, C, D dan seterusnya. Karena tak ada hal yang tak mungkin. Jadi banyak-banyak membuat persiapan ketika apa yang kita rencanakan tak bisa terwujud. Banyak jalan menuju Roma kawan :)

Terkadang kebiasaan jelek kita adalah membandingkan diri kita dengan orang lain. Dan itu bisa membuat kita down bahkan putus asa. Sebaiknya hentikan kebiasaan itu! Mulailah untuk tidak membandingkan diri kita dengan orang lain. Percayalah, setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing :)

Tips dalam menjalani kehidupan: 
  1. Hadapi dengan senyum dan kebahagiaan, 
  2. Perbanyak tertawa (asal jangan terlalu sering dan tertawa sendirian, nanti disangka gila :D), 
  3. Perbanyak cinta dan kasih sayang kepada orang-orang disekitar (bahkan terhadap musuh kita sekalipun, senyumin aja mereka pasti mereka malu :D),
  4. Kejarlah mimpimu setinggi langit. Selama bermimpi belum dilarang, so banyak-banyaklah punya impian. Tapi ingat, harus di realisasikan juga ya.
  5. Tetap kuat dalam menjalani kehidupan, meski hidup banyak rintangan, yaa kuat-kuatin aja deh. Semua pasti akan indah pada waktunya kok :)

Keren nih quotes dari Pak Einstein, sebenarnya ga cuma orang cerdas aja yang bisa menguasai sesuatu, kita semua bisa asalkan kita tetap fokus dan mau bersemangat serta berusaha agar kita bisa.
 
Banyak orang (termasuk kita mungkin) yang sering merasa tak mampu melakukan sesuatu, padahal kita belum mencobanya. Jadi, jangan pernah bilang tidak mungkin, sebelum kita melakukannya. Karena tak ada yang tak mungkin. 
 

Tips supaya tidak gampang stress:
  1. Berhenti mikirin hal-hal yang ga penting
  2. Jangan pernah takut pada sesuatu yang membuatmu down
  3. Bermimpilah!
  4. Mensyukuri segala berkah dan nikmat yang sudah kita dapatkan saat ini.
 
  1. Ketika kita lemah, jangan jadikan kelemahan kita sebagai pembunuh kita, kita harus bisa melawannya, jadi tetap kuatlah ketika kita lemah.
  2. Ketika kita takut, hadapilah ketakutan itu, jadilah pribadi yang pemberani
  3. Ketika kita sedang berada di posisi atas atau sukses, tetaplah rendah hati, jangan pernah menjadi orang sombong. Karena tak ada gunanya menjadi sombong.



 
 Dalam hidup, pasti kita akan banyak mengenal orang yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Teman datang dan pergi silih berganti. Terkadang teman juga tidak selamanya akan setia dan selalu ada untuk kita. Bahkan terkadang ada teman yang bisa menjadi musuh terberat kita. Itulah hidup, teman sejati adalah teman yang selalu ada untuk kita, apapun kondisinya. Teman palsu? Mereka hanya ada disaat membutuhkan kita saja, selain itu mereka akan melupakan kita. Jadi, lupakan lah orang-orang yang melupakanmu. KARENA masih banyak orang yang masih mengingat kita dan tetap selalu ada untuk kita. Meskipun sedikit, namun itu lebih baik.